ASETDIGITAL.org – Minggu, 01 September 2019 EDCCASH merayakan ulang tahun yang ke-3 di JiExpo Kemayoran Jakarta. Loh ko udah ulang tahun aja, kapan EDCCASH ada di Indonesia emang? Tunggu belum selesai.
Jadi Sebelum ada EDCCASH ada sebuah cryptocurrency terlebih dahulu namanya E-dinarcoin. Nah E-dinar coin ini sudah masuk kedalam CoinMarketCap (CMC), bahkan ratusan negara sudah menggunakan crypto ini sebagai alat transaksi perdagangan di sebuah market global. Ko banyak yah? karena E-dinarcoin saat itu memberikan hasil pertambangan 0,65% setiap harinya dari nilai aset yang kita miliki (E-dinarcoin).

Nama Abdulrahman Yusuf (AY) mulai di kenal kalangan komunitas E-dinarkoin, karena beliau di gosipin memiliki 45% dari total suply E-dinarcoin, sehingga beliau menjadi Ambasador E-dinarcoin. Usut demi usut ternyata Pak Ay membangun sebuah komunitas yang saat itu beranggotakan 30 peserta dan semuanya memiliki aset di E-dinarkoin.

Nama komunitas tersebut adalah EDCCASH, sebuah dompet mining aset digital yang berfungsi sebagai platform jual-beli. Komunitas ini membentuk sebuah koin yang memiliki harga fix rate, yaitu beli Rp. 20.000 dan jual Rp. 15.000. Loh ko harga jual rugi yah? Santai dulu, disini ternyata EDCCASH memberikan hasil mining 0,5%/hari dari nilai saldo yang kita miliki, tentu hal ini bisa dipahami bahwa EDCCASH memiliki sistem yang sama dengan E-dinarcoin hanya beda dari hasil mining.

Pada tahun 2019 E-dinarcoin mengganti nama menjadi EDC Blockchain, pergantian nama ini tentunya dikarenakan developer E-dinarkoin mengetahui keberadaan komunitas EDCCASH yang semakin hari bertambah besar, hal ini mempengaruhi harga EDC Blockchain (E-dinarcoin) naik secara signifikan.

Namun dalam beberapa bulan EDCCASH dan EDC Blockchain (E-dinarcoin) mengalami selisih paham. Dimana developer meminta ke pada Pak Ay untuk membubarkan komunitas EDCCASH agar mitra EDCCASH membeli EDC Blockchain. Tapi permintaan developer tersebut di tolak oleh Pak Ay, karena komunitas EDCCASH saat itu sudah mencapai ribuan mitra dan proses membangun komunitas ini sangat di perjuangkan oleh Pak Ay.

Akhirnya EDCCASH dan EDC Blockchain Resmi berpisah sekitar bulan maret 2020. Hal ini membuat developer menyesal karena koin EDC Blockchain turun drastis hingga beberapa pemain EDC Blockchain pindah ke EDCCASH.

Pada akhir Oktober 2020 mulai beredar sebuah berita dimana EDCCASH menjadi bisnis ilegal, seluruh mitra EDCCASH mulai panik. Sehingga menjual koin EDCCASH mereka secara besar-besaran ke pusat (Pak Ay).
Bagi yang awam akan hal ini tentunya akan ikut-ikutan menjual juga semua asetnya.

Oke sebentar kita analisa dulu:
Dari sini kita harus bisa memahami,
1. Apakah setiap bisnis yang sukses harus Legal?
2. Apakah bisnis Ilegal yang sudah memberikan keuntungan dalam 3 tahun kebelakang kepada mitra-mitranya dianggap akan merugikan masyarakat?

Jawabanya:
Sebuah bisnis jual-beli akan berjalan sebagai mestinya tergantung dari ke percayaan pembeli dan penjual, jadi yang berpikir bisnis EDCCASH merugikan. dari mana ruginya karena sampai saat ini web EDCCASH masih bisa di akses.

17 Januari 2021 EDCCASH meresmikan BANK EDCCASH & BPR EDCCASH di Bandung. EDCCASH semakin memberikan kemudahan untuk mitra-mitra kedepanya. Tinggal apa? buy EDCCB selagi masih murah